PPDB SMASA 2021: Taati Prokes, Pelaksanaan Daftar Ulang Berlangsung Aman

Pelaksanaan PPDB 2021 memasuki tahap akhir yakni daftar ulang. Tahapan ini dilaksanakan setelah peserta didik mengikuti proses daftar ulang online. Pada daftar ulang online, peserta didik yang diterima di SMASA melakukan unggah Surat Keterangan Lulus (SKL) melalui laman resmi PPDB Jatim 2021. Sementara pada daftar ulang ke-2 ini, peserta didik wajib hadir ke sekolah dengan didampingi oleh orang tua atau wali.

Merujuk jadwal daftar ulang yang tersedia di laman PPDB Jatim, pelaksanaan daftar ulang tahap ke-2 di SMASA berlangsung mulai tanggal 21 hingga 26 Juni. Peserta didik datang ke SMASA untuk memenuhi sejumlah persyaratan yang harus disetor kepada panitia sebagai bukti sah peserta didik diterima di SMASA. Adapun berkas-berkas yang dimaksud meliputi: SKL Asli, form biodata dapodik, biodata BK, biodata buku induk, fotokopi akte kelahiran, KK, rekomendasi BK SMP, dan foto 3×4 berwarna sebanyak tiga lembar.

Ketua panitia PPDB SMASA 2021, Pipit Luthfi, S.Pd mengatakan peserta didik yang akan mengikuti daftar ulang ke-2 ini sudah terkoordinasi dalam grup whatsapp. Ada dua grup whatsapp yang dibuat oleh panitia yakni SMASA 60-1 dan SMASA 60-2. Grup ini memudahkan kami (panitia) dalam memberikan informasi kepada peserta didik. Misalnya berkas-berkas apa yang harus disiapkan. Harapannya setelah sampai di SMASA, peserta didik sudah siap memenuhi setiap syarat-syarat atau berkas yang kami minta sehingga pelaksanaan daftar ulang dapat berlangsung tertib dan aman,” tutur Bu Pipit.

Untuk memastikan pelaksanaan daftar ulang berlangsung aman, panitia PPDB SMASA sudah menyiapkan sarana penunjang protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. Bu Pipit menjelaskan bahwa panitia PPDB SMASA sudah siap mengawal peserta didik melalui serangkaian prokes meliputi wajib memakai masker, mencuci tangan, cek suhu tubuh, menjaga jarak, dan memakai handsanitizer. “Kami sudah membagi peserta daftar ulang dalam tiga termin. Masing-masing termin maksimal diikuti 20 peserta. Hal tersebut kami terapkan agar tidak terjadi kerumunan,” jelas Bu Pipit.

Terakhir, Bu Pipit berharap peserta didik yang terpilih menjadi bagian dari keluarga besar SMASA dapat memaksimalkan kemampuannya baik dari akademik maupun non akademik. Selain itu, Bu Pipit juga mengajak semua pihak untuk menjaga peserta didik baru dengan maksimal agar potensi yang mereka miliki dapat berkembang dengan baik. “Saya berharap peserta didik baru ini mau lebih komunikatif, tanggap, dan punya literasi yang baik. Munculkan semua potensi baiknya untuk SMASA. Oleh karena itu, perlu dukungan bersama. Kerja bersama-sama untuk masa depan peserta didik dalam mencapai cita-citanya,” tutup Bu Pipit.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top