SMA Negeri 1 Situbondo Tetap Berprestasi di Masa Pandemi

SMA Negeri 1 Situbondo Tetap Berprestasi di Masa Pandemi

SMA Negeri 1 Situbondo terus mengukuhkan diri sebagai sekolah yang berprestasi. Hal ini ditunjukkan oleh siswa-siswi SMASA dengan meraih berbagai macam prestasi dari tingkat provinsi hingga nasional. Di tingkat nasional, SMASA meraih Juara 2 Olimpiade Matematika tingkat SMA/SMK/MA se-Indonesia. Prestasi tersebut secara khusus diraih oleh siswa SMASA atas nama Favian Ferdinand Brilliant Athallah.

Di tingkat provinsi, SMASA meraih prestasi membanggakan di berbagai ajang lomba. Pada kejuaraan Karate JKC Cup Open se-JawaTimur, tujuh siswa berhasil meraih juara di berbagai nomor karate. Sementara itu pada ajang pemilihan Duta GenRe yang diselenggarakan oleh BKKBN JawaTimur, siswa SMASA meraihJuara 2. 

SMASA juga meraih prestasi bergengsi lainnya yang digelar di sejumlah perguruan tinggi ternama. Siswa SMASA meraih Juara 1 lomba desain poster se-Jawa di Universitas Negeri Yogyakarta, Juara 1 lomba Story Telling di Universitas Islam Malang, dan Juara 1 pada ajang pemilihan Duta Pancasila di Universitas Jember.

Beny Aji Ifaudi Rahman, siswa yang meraih gelar Duta Pancasila itu mengatakan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari peran almamater yang membentuk karakternya selama menempuh pendidikan menengah atas. “Saya berterima kasih kepada guru-guru saya di SMASA, yang sangat berpengaruh bagi saya dalam proses menempa diri hingga menjadi siswa yang tidak takut untuk terus mencoba dan berprestasi,” ungkapnya.

Lolos SNMPTN Meningkat

Pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2021, presentase siswa SMASA yang diterima di PTN semakin meningkat. Dari 144 siswa, 60 diantaranya lolos di beberapa PTN ternama. Mulai dari IPB, ITS, UB, dan Unair.

Kepala SMASA, Drs. Nurhidayat Yuliadi, M.Pd mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan prestasi yang baik dan harus ditingkatkan setiap tahunnya. “Siswa yang lolos PTN tersebut 15% diantaranya berasal dari kelompok belajar cepat dengan masa studi dua tahun. Sementara sisanya berasal dari kelas regular,”tuturnya.

Sementara itu, menanggapi catatan prestasi di berbagai macam kejuaraan yang diikuti siswa-siswi SMASA, Pak Nur sangat mengapresiasi kemauan siswa-siswi untuk tampil dan berkompetisi. “Saya merasa bengga sekaligus bersyukur atas prestasi para peserta didik tersebut. Meskipun situasi masih pandemi di mana pembelajaran dilaksanakan secara daring yang berakibat pada berkurangnya kualitas dan kuantitas dalam pembelajaran serta pembinaan ekstrakurikuler, akan tetapi peserta didik tetap bisa berprestasi,” pungkasnya.

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top